Minggu, 30 Maret 2014

Hiduplah dengan Life Triangel


Bismillahirrahmanirrahim..
Assalamu’alaikum sahabat J
Malam ini saya mau barbagi sama kalian tentang apa yang saya dapat sejak tadi pagi. Alhamdulillah pagi tadi saya sempat mengikuti sebuah acara keputrian akbar di salah satu SMA di Jakarta Barat. Hehee kebetulan emang saya juga panitia dalam acara keputrian itu. MasyaAllah ternyata pesertanya banyak banget dan antusias mereka semua sangat luar biasa. Saya berharap acara ini bisa bermanfaat untuk para generasi muda islam.
Pembicara di acara keputrian tadi ada 2, yang pertama ada Meyda Sefira. Tahu kan siapa beliau? Yup, beliau itu pemain di KCB sebagai adiknya Muhammad azam, namanya… siapa ya… aduh maaf lupa ._.v sebenernya saya cuma mau kasih tahu kalo beliau itu masyaAllah cantik begete, tinggi banget lagi -_-huhuu saya merasa pendek berdiri dekat beliau. Pokoknya beda banget sama yang di televisi. Kemarin beliau memberikan meteri tentang “Be A Muslimah Agent Who Will Change The World” katanya sih materinya seru dan bagus, Cuma sayangnya saya gak bisa ikutin meteri beliau karna ada tugas yang harus dikerjakan *maklum panitia sibuk, hahaa ._.v*  saya dan teman dapet tugas buat ngeprint dan itu lumayan lama. Sebenernya di perjalanan kita agak khawatir, takut ga kebagian foto sama ka Meyda Sefira :3 tapiii Alhamdulillah yang namanya masih rezeki, akhirnya saya dan teman saya dapet juga foto bareng sama beliau. Dan lihat saja beliau paling tinggi, huhuu -_- *harus banyak-banyakin loncat nih kalo pagi*


*maaf banget saya ga bisa share materi ka Meyda Sefira -_-

Tapiii pembicara kedua, saya sempat menyimaknya ya walaupun ga dari awal. Setelah sesi foto bersama ka Meyda Sefira, saya dan teman-teman masuk ke ruang auditorium untuk mendengarkan materi selanjutnya. Daaaannn saya ga dapet tempat paling depan karna penuh -_- bingung, mau masuk tapi ga kebagian tempat. Apa yang harus saya lakukan??? Saya bertapa siang dan malam, melewati lembah, melewati gunung, bertemu dengan ninja hatori, saya bertanya tapi dia juga bingung. Saya tambah bingung karna ternyata saya kesasar saya meminjam petanya dora, tapi itu peta benua amerika bukan asia. Saya terus berjalan sampai tiba di Jepang, lalu saya bertemu doraemon dan dia menolong saya dengan pintu ajaibnya, dan kembalilah saya ke sekolah :D setelah menginjakan kaki kembali di sekolah, saya melihat pintu belakan auditorium terbuka lebar-lebar dengan cahya putih yang seolah memanggil saya “ayooo masuklah kemari…” saya pun terhipnotis oleh cahaya itu dan masuk lewat pintu belakang. Dan apa yang terjadi selanjutnya??? Saya dapat mengikuti dan mendengarkan materi nya dengan baik tampa kesempitan, karna ruang belakang agak sedikit lenggang. Hahaa itulah nikmat yang saya dapat karna ga kebagian tempat di depan, bisa denger materi sambil selonjoran kaki :3 pembicara ke dua ini namanya ka Febrianti Almeera lebih terkelnal dengan @pewski. Penulis buku Be A Great Muslimah dan founder dari Great Muslimah. masyaAlah beliau juga cantik banget 11 12 lah sama yang nulis, hehe. Saat pemberian materi, ada soundtrack sountracknya gitu dan itu beliau yang nyanyi, duileehh suaranya bangus banget bening lagi. Dan ternyata beliau itu juga seorang penyanyi, panteeesss -_-


Ka Pewski ini memberikan training motivasi pada peserta keputriannya. Dia mencaritakan bagaimana kisah masa lalunya yang kelam sebagai pembukaan. Tapi Alhamdulillah berkat pertlongan Allah beliau memutuskan untuk hijrah dan terus belajar menjadi seorang muslimah yang baik.

Materi kedua ini juga saya ga ikutin dari awal, jadi kurang tau gimana caerita awalnya. Tapi beliau bilang
“sekelam apapun masa lalu manusia, dia masih memiliki hak untuk menjadi lebih baik”
“sejahat apapun manusia, pasti masih ada kebaikan di hatinya”
Materi yang saya dapat adalah “LIFE TRIANGEL”. Ka Pewski bilang kalo mau jadi muslim/muslimah yang baik kita harus menerapkan life triangle ini. Apa itu life triangle??


 1.       Focus to Allah
Maksudnya kita selalu menghadirkan Allah pada kejadian yang kita alami. Kita selalu mengaitkan Allah pada hidup kita. kita selalu mengingat Allah ketika masalah menghampiri (positif atau negatif). Pokoknya Allah selalu ada di pikiran kita J

Misalnya, saat ada seorang teman yang ngeliatin kita ampun deh sesuatu banget, dari atas sampe bawah dengan pandangan sinis -_-. seorang yang tidak memfokus kan dirinya pada Allah akan berkata “ yaampun, kenapa si dia ngeliatin gue terus? Sinis banget lagi tampangnya, kan risih. Rese banget deh. Apa jangan-jangan dia gitu ya orangnya?” hahaa beda sama yang memfokuskan dirinya pada Allah, “dia kenapa ngeliatin gue gitu ya? yaAllah apa maksudmu menghadirkan kejadian ini pada saya? Pikir-pikir, kira-kira Allah mau gue belajar apa dari orang ini atu kejadian ini” nah, orang yang memfokuskan dirinya pada Allah akan selalu berpositif thinking tanpa seudzon.

Ketika kita memfokuskan diri pada Allah. Dan saat kita menghadapi sebuah kejadian, kita akan selalu berfikir “kira-kira apa maksud Allah memberikan kejadian ini pada saya?” “apa yang Allah ingin saya pelajari dari kejadian ini?” Dan semua pertanyaan merujuk pada Allah. Dengan begitu kita selalu menjadi hambanya yang positif thingking dan terus belajar atas semua kejadian. Karna Allah tidak pernah memberikan sesuatu pada hambanya hanya karna iseng. Semua yang Allah berikan pada kita pasti ada maksudnya, maka itu kita disuruh berfikir untuk mengerti maksudnya dan belajar dari sana.

2.   Fokus to me
Seperti yang saya tulis tadi, Allah tidak pernah memberikan sesuatu pada hambanya hanya karna iseng. Begitupun saat Allah menciptakan kita. semua orang diciptakan pasti ada maksud dan tujuannya. Mau dijadikan apa dan siapa dia di bumi nanti? Dan Allah telah memberikan semua manusia potensi untuk menunjuang maksud penciptaannya itu.
Semua muslim di muka bumi ini adalah khalifah dan hamba. Itu adalah tugas kita, maka jadilah hamba yang baik, yang taat pada Raab nya. Jadilah khalifah yang bijaksana terlebih pada diri sendiri.

So, ketika kita tahu bahwa Allah menciptakan kita untuk menjadi sesuatu, maka berbahagialah dan jangan pernah berfikir bahwa kita itu tidak penting, kita tidak berguna di bumi ini. Adoh adoooh please deh, itu tanda orang pesimistis. Jadilah manusia yang penuh optimis dalam melihat kehidupan,karna Allah menciptakan kita untuk menjadi sesuatu.
Jadi, berkarya lah, apapun itu di bidang yang kalian suka dan nikmatilah. Maka kebahagiaan akan menghampiri kalian.

“kita harus meninggalkan dunia dengan meninggalkan jejak”
“karya itu adalah sebuah pembuktian bahwa kita pernah hidup”

Jangan sampai ketika kita hidup kita tidak pernah berbuat karya satupun. Dan ketika kita pergi meninggalkan dunia ini, maka yasudahlah. Tidak ada jejak dan pembuktian kalau kita pernah berdiri di bumi ini. Sangat menyedihkan. Jadii semangat berkarya sahabat J

3.       Focus to Others
Kalian pasti tahu gelas kan? Kebangetan kalo ga tau apa gelas. Gelas itu ruangan anak-anak belajar di sekolah. itu kelas hehe ._.v

Okey, kembali ke gelas. Perhatika sebuah gelas dan anggap gelas itu adalah diri kita. seberapa banyak gelas mampu menampung air? Ya seukuran gelas itu kan? Kalau kelebihan, maka airnya bisa luber dan tidak terpakai. Begitupun dengan diri kita. ketika kita hanya memfokuskan diri pada diri sendiri, maka sesuatu yang kita dapatkan dari Allah pun hanya seukuran kita. tapi lihatlah sebuah ember yang lebih besar dari gelas, danau yang lebih besar dari sebuah ember, laut yang lebih besar dari ukuran danau, dan samudra yang sangat-sangat luas.berapa banyak air di samudara? Banyak dan sangat banyak. maka jadilah kita seperti  samudra itu. kita yang sedang berbagi terhadap orang lain, kita yang suka berbagi dan menolong dengan air-air yang kita miliki. Maka Allah akan memberikan kita lebih banyak lagi air untuk terus dibagi-bagikan. Dan seperti itulah kita, semakin banyak kita berbagi pada orang sekitar, Allah akan menambahkan nikmatnya pada kita.

“ilmu yang dibagi-bagikan itu akan mejadi amal jariyah untuk kita yang akan sangat  bermanfaat”
“kita tidak akan pernah miskin dengan berbagi”
“Allah akan menolong hambanya yang senang menolong saudaranya”

Ya begitulah. Focus to others, berarti kita perduli dengan lingkungan sekitar, kita perduli dengan saudara-saudara kita. atau kata bapak saya “hiduplah, belajar, berprestasi, dan berkontribusi. Berbagilah dengan orang sekitar”
Karna berbagi itu indaaaaahhhhh banget J


Nah itulah sedikit materi yang saya dapatkan dari ka pewski. Semoga bisa bermanfaat buat saya dan yang membaca. Kalo kata ka pewski kemarin, udah dapet tolong terapkan biar jadi amal jariah buat ka pewski, hehee

 Oiya dengan kita menerapkan “LIFE TRIANGEL” di kehidupan kita, kita telah menjadi seorang muslim/muslimah yang SYARI-BERPRESTASI-MENGINSPIRASI. Senengkan kalau bermanfaat buat diri sendiri dan orang lain? Bahagia di dunia, bahagia juga di akhirat.

“Great muslimah berbahagialah kau tunjukan pada dunia
kau mampu warnai dunia, kau warnai langit indah dengan cinta” J
 cuplikan lirik lagu ka pewski-great muslimah


Sebenernya masih ada tentang filosofi bola basket yang saya dapet dari ka pewski juga. Tapi udah capek ngetik. Lain kali saya lanjut share tentang filosofi bola basketnya yaaa. Dan mau share juga tentang pengalaman mewawancarai kedua pembicara hebat itu. hihii :3

Semoga bermanfaat dan maaf kalo ada kesalahan. Wassalamu’alaikum~
 





 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar