Kamis, 23 Juli 2015

Menanti Dalam Diam




Aduh judulnya puitis sekali -_-
Hehe asslamu’alaikum teman-teman.
Ini malam apa ya? Mendadak lupa. Di tengah malam gini aku mau ngeblog, isinya sih emang mau curhat. Gak masalahkan? Entah apa yang terjadi denganku. Pas jam 9 malam tadi aku buka facebook buat lihat balasan chat dari teman. Setelah diingat-ingat akhir-akhir ini hanya dia satu-satunya orang yang berhubungan dengan ku lewat facebook (maksudnya ngechat) kemarin-kemarin sih ga ada masalah, semua baik-baik aja. Tapi tiba-tiba malam ini aku merasa ada seseorang yang aku harapkan bisa chat denganku. Ah harapan apa ini? Apakah mungkin harapan ini datang karena faktor 18 tahun itu? entahlah. Berkali-kali aku lihat daftar obrolan dan ternyata dia juga sedang buka facebook, saat itu aku berharap pelan sampai menjadi sebuah teriakan kalau aku ingin chat dengannya. Ya mungkin hanya sekedar menanyakan kabar tentang mau lanjut kemana setelah lulus? Diterima di perguruan tinggi mana? Atau lebih kearah pribadi yang saling  menanyakan kabar diri. Tapiiiii hasilnya nihil. Aku tahu ini agak mustahil. Dia gak mungkin membuat chat yang isinya percakapan tidak penting seperti itu. Namun meskipun aku tahu ini mustahil, aku tetap menantinya tanpa berani memulai duluan. Entah sampai kapan. Ya inilah mengapa judul postingan kali ini menanti dalam diam. Diam-diam aku menanti dia menyapaku… mungkinkan diam diam juga akuuuuuu……… lupakannnn!!!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar